isnainia11s's blog

August 7th, 2011 · No Comments

PAMEKASAN, mendengar kata ini kita sudah tahu bahwa kota ini sangat identik dengan tembakau. Bukan hanya dari segi kualitasnya, namun juga dari segi kualitasnya. Tembakau Madura menjadi komoditi unggulan di Indonesia yang areal tanamnya terluas di Jawa Timur dan Indonesia.

Khusus Pamekasan, pada 2007 realisasi areal melebihi target, yakni mencapai 31.367 hektare dari target 27.917 hektare. Hal itu tidak berbanding lurus dengan realisasi produksi yang hanya mencapai 16.625 ton dari target 16.750 ton. Namun begitu, jumlah tersebut masih lebih besar dibanding daerah lain di Jatim. Urutan kedua diraih Bojonegoro dengan realisasi areal tanam tembakau mencapai 6.646 hektare. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dari target yang mencapai 12.014 hektare. Hal itu berdampak terhadap realisasi produksi tidak memenuhi target, yakni 9.900 ton dari target 8.309 ton. Menyusul Sumenep dengan realisasi tanam 19.412 hektare dari target 11.750 hektare. Sedangkan realisasi produksinya melebihi target, yakni 8.930 ton dari target 7.050 ton. Sedangkan, areal tanam di Jatim mencapai 53 persen dari keseluruhan di Indonesia.

Menurut Prof Kabul Santoso, saat ini areal penanaman tembakau tersebar di 21 kabupaten, termasuk di Pamekasan dengan areal rata-rata tiap tahun 110.813 hektare dengan total produksi 83.292 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen tembakau Pamekasan. Sebagian besar jenis tembakau yang diusahakan adalah voor-oogst (yang dipanen pada akhir musim hujan dan dipanen pada musim kemarau atau tembakau bahan sigaret 102.742 hektare) dan sisanya jenis Na-oogst. Dipamekasan sendiri tembakau yang ditanam adalah jenis voor-oost.

Untuk industri hasil tembakau, sekitar 1.367 unit industri rokok tersebar di Jatim, termasuk di Pamekasan. Kontribusi areal tembakau di Jatim terhadap nasional dari 2001 hingga 2007 berkisar rata-rata 53 persen dan kontribusi produksinya rata-rata 46 persen. Kontribusi nilai cukai rokok Jawa Timur terhadap nasional mencapai 78 persen. Sekitar 50 persennya lari ke Madura. Untuk bisa memaksimalkan dan memanfaatkan hasil pengembalian cukai tersebut, perlu adanya road map minimal 10 tahun ke depan. Dalam road map terdapat instrumen untuk memacu dan mengarahkan ke daerah yang spesifik, termasuk SDM petani. Tujuannya, untuk peningkatan pendapatan petani, meningkatkan produktifitas dan lain.

 

oleh: isnaini andawiyah

nim: F14110006

→ No CommentsTags: General